Listrik DC

Posted on July 14, 2016        Written by Ade

Baterai sebagai sumber energi listrik

k

Sejarah perkembangan kelistrikan sangatlah panjang. Kurang lebih satu abad sebelum Thomson menemukan elektron, seorang ilmuwan Italia bernama Alessandro Volta berhasil menciptakan sebuah elemen sumber arus listrik pertama kali. Keberhasilan Volta ini menginspirasi perkembangan pembuatan elemen-elemen listrik yang lain. Seiring perkembangan waktu, teknologi elemen sumber arus listrik maju dengan pesat. Saat ini banyak kita jumpai batu baterai baik yang menggunakan bahan kimia sebagai sumber energinya maupun baterai yang dapat di isi ulang dengan energi listrik. Baterai merupakan sumber arus searah, artinya arus listrik yang dihasilkan mengalir dalam kawat penghantar dari kutub positif baterai dan menuju kutub negatif baterai. Pergerakan arus listrik ini berlawanan dengan gerak elektron di dalam kawat.

l

Selain baterai, juga terdapat beberapa sumber arus listrik yang lain, misalnya akumulator. Berbeda dengan baterai yang menggunakan bahan kimia berupa pasta (zat padat), akumulator menggunakan cairan sulfat dan batang timbal sulfat dan timbal untuk bereaksi menghasilkan listrik.

m

Selain baterai dan akumulator, masih banyak sumber arus searah yang umum di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Baterai lithium merupakan salah satu sumber arus searah yang sering dipakai untuk jam tangan, kalkulator. Meskipun demikian, sumber energi listrik ini masih menggunakan bahan yang dapat merugikan lingkungan. Kini, para ilmuwan sedang mengembangkan teknologi fuel cell yang mampu menggantikan sumber listrik yang lain dimana limbah yang dihasilkan dari fuel cell tidaklah berbahaya sebab hanya berupa air.

n

Untuk dapat digunakan sebagai sumber arus listrik yang dapat menyalakan lampu dan berbagai alat-alat lainnya, maka baterai atau sumber arus listrik yang lain haruslah dihubungkan dengan lampu dengan menggunakan bahan penghantar listrik yang baik. Pada umumnya, logam dapat digunakan untuk menghantarkan listrik dengan baik.

Aktivitas 1: Kegiatan berikut ini dapat memberikan pengenalan kepada bahan-bahan yang dapat menghantarkan listrik dengan baik atau kepada bahan-bahan yang tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik.

Gunakan sebuah baterai dan lampu bolam, persiapkanlah juga bahan-bahan berikut ini:

  1. karet gelang
  2. koin logam
  3. kertas
  4. penggaris plastik
  5. batang logam

o

Gunakanlah bahan-bahan tersebut untuk menghubungkan baterai dengan lampu bolam. Catatlah bahan-bahan mana saja yang dapat menghantarkan listrik dan bahan-bahan manakah yang tidak dapat/sulit menghantarkan listrik ! Cobalah juga cari bahan-bahan yang lain seperti kain, kayu dan sebagainya dan lakukan percobaan yang sama !

p

Secara sederhana, di dalam sebuah bolam terdapat kawat yang dapat berpijar jika dialiri oleh arus listrik. Kawat ini dapat bertahan pada suhu yang sangat panas sehingga akan menghasilkan cahaya yang terang. Namun, kita harus berhati-hati karena apabila lampu bolam dinyalakan terlalu lama maka dapat mengakibatkan lampu lebih cepat putus.

Aktivitas ke-2: Membuat rangkaian baterai seri dan paralel.

q

Siapkanlah empat buah baterai, kawat penghantar seperti pada gambar. Hubungkanlah susunan paralel dan seri dari baterai-baterai tersebut dengan sebuah lampu bolam. Bandingkanlah rangkain baterai manakah yang menghasilkan nyala lampu yang lebih terang ! Menurutmu, susunan baterai manakah yang lebih tahan lama ?

Aktivitas ke-3

Cobalah perhatikan di kardus pembungkus sebuah bola lampu. Perhatikan mengenai informasi yang tertulis di kardus itu. Menurut kalian, apakah artinya tulisan 150 W, 220 volt.

r

Aktivitas ke-4

– Susunlah rangkaian 3 buah baterai secara seri lalu hubungkan dengan lampu bolam, perhatikan nyalanya ! Kemudian susunlah 3 baterai tersebut secara paralel dan hubungkan dengan lampu yang sama. Bandingkan nyala lampu manakah yang lebih kuat !

– Hubungkan 2 buah lampu bolam secara seri kemudian hubungkan dengan sebuah sumber tegangan, perhatikan kuat nyalanya. Kemudian,hubungkan 2 buah lampu secara paralel lalu hubungkan dengan sumber tegangan yang sama, perhatikan kuat nyalanya. Bandingkan, manakah yang lebih kuat nyalanya ?



Leave a Reply


Calendar

September 2017
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Support Us

Galileo To Einstein is entirely supported and maintained by generous people who are very passionate about education. We will always improve its service and keep it for free for

View details

Sitemap