Teori Kinetik Gas

Posted on July 13, 2016        Written by Ade

Tekanan Gas

Galileo memiliki seorang murid bernama E. Torricelli. Salah satu sumbangan yang paling bermanfaat dari Torricelli adalah mengenai pengukuran yang ia lakukan untuk mencari nilai tekanan udara yang ada disekitar kita. Torricelli memahami bahwa besar tekanan yang ditimbulkan oleh suatu zat adalah sebesar berat zat itu dibagi dengan luas bidang yang ditekannya. Pada fluida, nilai tekanannya dipengaruhi oleh tinggi (kedalaman) fluida dan massa jenis fluida.

e

Torricelli memilih raksa sebagai zat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara. Torricelli menggunakan sebuah pipa sepanjang sekitar 1 meter yang diisi raksa dan kemudian dibalik ke suatu wadah yang berisi raksa juga. Dengan menggunakan hukum Pascal maka dari percobaan Torricelli tersebut dapat dikatakan bahwa besar tekanan udara adalah senilai dengan tekanan yang diakibatkan oleh raksa setinggi 76 cm. Nilai tersebut dapat dikatakan sebagai tekanan 1 Atmosfir, dimana nilainya adalah sebesar 13600 kg/m3 x 9,81 m/s2  x 0,76 m = 101000 N/m2. Hal ini dapat dibayangkan apabila di permukaan bumi terdapat sebuah permukaan dengan luas 1 m2 dan ditekan oleh berat udara yang ada di atasnya, dengan massa udara yang menekan tersebut sebesar 10300 kg. Sungguh besar ! Namun mengapa kita tidak merasakan tubuh kita ditekan oleh udara seberat ini ?

f

g

Tekanan udara diakibatkan oleh gerak dari molekul-molekul udara yang saling bertumbukan antar mereka atau tumbukan dengan dinding wadah. Besar tekanan udara di suatu tempat dipengaruhi oleh suhu, jumlah molekul udara dan besar volume wadah (tempat udara itu berada).

h

Besar tekanan udara di suatu tempat dapat diukur dengan barometer. Robert Boyle adalah seorang ilmuwan yang mempelajari hubungan antara tekanan udara dengan suhu dan volume wadah udara tersebut.

i

Semakin panas suhu suatu ruang maka semakin besar tekanan udara di ruang itu. Hal ini dikarenakan semakin cepat gerak molekul-molekul udara dan hal tersebut memungkinkan tumbukan antar molekul dan tumbukan dengan dinding menjadi lebih sering. Jika volume wadah diperkecil, maka tekanan udara dalam wadah tersebut semakin besar, hal tersebut juga dikarenakan tumbukan akan menjadi lebih sering dengan semakin kecilnya volume wadah. Pada wadah yang tertutup dan suhu yang tetap, antara tekanan dan volume dapat dihubungkan dalam Hukum Boyle, yakni;

j

Persamaan Gas Ideal

Untuk gas yang ideal dan  berada dalam suatu wadah, hubungan antara tekanan, volume wadah dan suhu dapat dihubungkan dengan persamaan;

k

dengan R adalah tetapan umum gas, dimana R = 8,314 Joule/mol.K, n adalah jumlah mol dan T adalah suhu mutlak (Kelvin).

Apabila suatu gas ideal mengalami perubahan namun jumlah mol gas tidak berubah maka antara keadaan awal dan keadaan akhir dapat dihubungkan ke dalam persamaan:

l



Leave a Reply


Calendar

November 2017
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Support Us

Galileo To Einstein is entirely supported and maintained by generous people who are very passionate about education. We will always improve its service and keep it for free for

View details

Sitemap